Sebagai AuPair ke Jerman
Rabu, 16 April 2008
Berita dari Merry Luciana Sijabat - AuPair di Jerman

Kirchberg, Senin, 28 Januari 2008 Hallo teman2 semuanya, salam dari Jerman yang dingin ......
Hari2ku yang kulalui penuh dgn berkat! Namaku Mery, asalku dari Medan dan dulunya aku adalah seorang Mahasiswi di Universitas Katolik (Unika) di Medan.Tp aku sekarang udh
berada di Jerman. Aku merasa senang banget dan merasa ggak mungkin banget, dimana aku bisa berada di luar negri seperti sekarang ini.Karena biarpun dulunya aku itu seorang
mahasiswi jurusan Bhs Inggris tapi aku ggak pernah ber-angan2 bisa menginjak luar negri.Tp memang Tuhan berencana lain buat hidupku, dimana Tuhan udah nunjukin aku satu program yaitu program AuPair. Dulunya aku masih melalui masa libur akhir semester, dan Frau Lina (saudara sepupuku) juga lagi berada di Medan. Frau Lina pun nawarin aku program ini, dan nerangin semua ttg program ini. Dan saat itu aku tertarik buanget.Siapa ggak tertarik coba....Jerman bOo..O....O...w
dengar namanya aja sudah pengen langsung terbang. Aku pun mikir pan..j...a...n....g!
Dimana saat itu aku udah berada di semester 2 dan orang tuaku juga sudah ngeluarin banyak biaya buat kuliahku.Dan setelah mikir masak2 aku pun mutusin untk ikut program ini dan ninggalin kuliahku.Karena biarpn aku nantinya sudah Sarjana belum tentu aku bisa dpt kerja yg menetap apalagi menginjak
ke luar negeri. Maknya aku mutusin utk ikut program ini.
Aku pun langsung persiapin semuanya dan langsung terbang ke Kalimantan. Di Kalimantan pun aku langsung kursus bhs Jerman.Dan aku disana tinggal di rumah saudara sepupuku yg bisa nerima aku apa adanya dan juga dapat Guru bhs Jerman yang baek buanget dan ggak lupa juga buat teman2 seperjuanganku dalam kursus.Dan ggak lama kemudian aku pun dapat Gastfamilie (keluarga angkat) di Jerman dan kamipun berkomunikasi lewat Internet dgn bantuan Guru bahasa Jermanku.Dan sebelum pengurusan visa dimana aku harus mengikuti ujian di Göthe Institut. Dan saat melalui ujian disana aku takut buanget karena aku ggak percaya dengan kemampuanku. Dan aku pun serahin
semuanya sama Tuhan.Biarlah Tuhan yang ikut campur dalam setiap langkah hidupku.Puji Tuhan, semuanya berjalan dgn baik.Setelah sertifikatku kluar, aku pun langsung ngurus visaku di Kedutaan Besar Jerman. Setelah itu langsung balik ke Kalimantan.
Pada saat keberangkatanku ke Jerman mendekat, perasaan takut dan ragu pun bercampur dan menghantui hidupku. Hari2pun berlalu dgn cepat dan aku saat itu ggak pernah mempunyai rasa ketenangan. Selalu dihantui rasa takut dan juga rasa ggak percaya.Dan hari pun tiba aku harus berangkat ke Jerman. Aku saat itu sedih buanget karena aku harus ninggalin keluargaku,saudara sepupuku,dan juga guruku yg selalu sabar mendidik aku,dan tmn2 seperjuanganku juga. Sewaktu di dalam pesawat aku rasa senang
banget karena aku bisa merasakan hal yang sangat menyenangkan.Tapi di perjalanan aku merasa kecewa karena perutku lapar buanget.Dan saat itu juga, usdah suhu udara di bawah minus lagi jadi saat itu dingin bercampur dgn rasa lapar.Gimana ggak lapar coba... aku berankat jam 1:15 dari Jakarta tanpa makan apa pun.Tapi setelah pesawat dari Beijing ke Frankfurt di kasi makan sih.... tapi aku ggak boleh makan sama sekali, karena perutku gembung masuk angin. Tapi biarpun aku merasa lapar, tapi aku seneng juga. Dari Jakarta sampe Frankfurt, aku punya teman untuk bercanda. Dan rasa laparku jadi hilang. Apalagi dia itu Cowok guanteng boOw...w. Dan setelah sampe di Frankfurt semuanya makin indah dimana aku dijemput sama Gastvaterku (bapak angkat) dan setelah sampe di rumah aku disambut dengan senyum dan mereka sudah sediain makan malam.Karena kebetulanku sampe malam di Kirchberg tempat tinggalku sekarang. Setelah selesai makan, aku diberi hadiah fan isinya shall, topi, dan juga sarung tangan. Di kamarku juga mereka sediain baju hangat buatku, kartu ucapan selamat datang, coklat, dan mereka juga hiasin kamarku dengan lukisan2 yang lucu. Aku juga sekarang, kalau Gastmutterku (ibu angkatku) mau ke supermarket pasti aku diajak dan tanya sama aku apa yang aku mau,dan selalu belikan coklat buatku. Dan bukan itu aja, tapi mereka juga kalau pingin jalan pasti ajakin aku. Gastmutterku selalu tanya aku aku,apa yang aku alami saat ini, dan apa yang aku perlukan. Mereka juga sudah daftarin aku ke suatu tim bola volly, bawa aku ke pesta, belikan tiket bus, kasi aku Laptop. Dan sekarang aku sudah mengikutin suatu kursus bahasa Jerman disini dan aku sudah bisa kemana aja aku mau tanpa bayar ongkos buat bus. Karna Gastmutterku sudh bawa aku
jalan, jadi aku sudah punya teman.
oh.....ya aku hampir lupa..........!!!!!!!!!
Kemarin Gastfamilieku bawa aku jalan ke Stutgart.Da susanaya begitu menyenangkn dan bukan itu aja. Tapi aku juga tinggal di tempat yang indah buanget.
Jadi aku samat bersyukur bisa ikut program ini.Dimana aku punya pengalaman yang
bisa aku ingat sampe aku mati.Dan aku rasa biarpun aku sudah ngorbanin
semuanya tapi aku rasa itu ggak sia-sia karena memang kalau kita itu pengen menuju
sukses,itu pasti membutuhkan pengorbanan dan perjuangan. Jadi pengorbanan yang aku lakuin ggak sia sia. Tapi Tuhan sudah beri balasannya.Dan semuanya berkat Tuhan dan juga berkat program ini.
Sekian.
Mery
Senin, 14 April 2008
Mengunjungi beberapa negara Eropa - tertarik?
Foto-fot di atas : Para AuPair "Fair Pair" ketika ikut tour ke Paris dan Barcelona.
Selama setahun tinggal di Jerman, kamu mempunyai kesempatan untuk jalan-jalan ke berbagai negara di Eropa. Setiap agent AuPair menyelenggarakan tour bersama para AuPair yang bergabung di agent tersebut. Karena tidak sekaligus semua AuPair dapat mengikuti tour program yang sama, maka yang ikut bisa hanya 10 orang, bahkan 5 orang. Hal ini juga menyenangkan, dapat bepergian dengan beberapa orang saja, akan membuat hubungan lebih akrab. Ada juga tour AuPair yang diselenggarakan suatu travel. Tour ini diikuti AuPair dari berbagai agent AuPair yang ada di Jerman. Rombongannya lebih besar bisa mencapai 90 - 150 peserta. Kelebihannya, bisa mengenal semakin banyak AuPair dari berbagai negara.
Setiap tahun ada banyak tour yang ditawarkan, dan ke negara yang sama bisa sampai 2 x tour. Seperti your ke Itali, ada yang ke Roma dan ada yang ke Milan. Biasanya tour ditawarkan selain di negara Jerman sendiri, juga ada ke Belanda, Cekoslowakia, Perancis, Italia, dan Spanyol. Biasanya AuPair hanya sanggup mengikuti tour ke 3 negara, karena tour ini dibayar sendiri dari uang saku. Misalnya tour selama 3 hari ke Paris biayanya bisa Rp. 2,000,000,-/orang. Di dalamnya sudah termasuk transportasi, akomodasi, makan dan wisata.
Kesempatan ini sangat luar biasa bagi kamu! Bayangkan, bukan hanya bisa tinggal di Jerman, tetapi juga bisa mengunjungi beberapa negara lain di Eropa! Mungkin hal-hal seperti ini tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya.
Pertemuan AuPair di Jerman
Pertemuan para AuPair "Fair Pair" di Jerman
Untuk membuat hari-harimu selama di Jerman berkesan, itu tergantung pada dirimu sendiri. Bila kamu seseorang yang senang mempelajari hal-hal baru, tentu kamu akan memanfaatkan waktu kamu untuk keluar rumah. Karena waktu luang kamu sangat banyak. Bayangkan, waktu kerja kamu hanya selama 5-6 jam/hari. Selebihnya itu urusan kamu dan keluarga angkat tidak akan mengusik karena di Jerman setiap orang menghargai privacy orang lain. Kamu bebas di Jerman, tentunya bebas yang terarah. Walaupun kamu bebas pergi keluar rumah, kamu harus memberitahukan kemana kamu pergi, dan jam berapa kembali ke rumah. Banyak kegiatan yang bisa kamu ikuti, tanyakan keluarga angkat kamu tentang kegiatan-kegiatan yang dapat kamu ikuti. Misalnya, ikut club remaja/pemuda, ikut club olahraga dsb. Selain itu 1 x 6 minggu diadakan pertemuan AuPair, dimana kamu dapat bertemu dengan teman-teman kamu dari berbagai negara. Kegiatan ini diisi dengan makan bersama, shopping bareng, mengunjungi bioskop/theater/musium, piknik bareng dll. Tetapi yang paling penting adalah saling curhat. Kamu tidak perlu takut tidak akan bertemu orang Indonesia disana. Karena kami menempatkan AuPair kami di satu wilayah. Dalam arti tinggal tidak terlalu jauh, masih dapat dicapai maksimal selama 1,5 jam perjalanan. Saat ini AuPair kami yang berada di Jerman sudah 3 orang, saat ini dalam masa persiapan ke Jerman. Mereka terlanjur kursus di tempat lain sebelum mengenal kami. Maka kami hanya mempersiapkan keberangkatan mereka ke Jerman. Sebenarnya ini kurang baik, karena kami tidak dapat mempersiapkan mereka dengan maksimal. Mereka akan berangkat ke Jerman pada awal Juli 2008. Jadi dengan demikian kamu tidak akan merasa tidak terlalu asing begitu tiba di Jerman, karena teman-teman kamu dari Indonesia sudah akan berkomunikasi dengan kamu pada saat kamu masih berada dalam tahap persiapan di Indonesia.
Daftar untuk menjadi peserta program AuPair
Bila kamu tertarik untuk ikut program AuPair, maka hubungi kami di :
kursusbahasajermanbalikpapan@gmail.com
kursusbahasajermanbalikpapan@gmail.com
Minggu, 13 April 2008
Biaya kursus bahasa Jerman
Para AuPair berkumpul untuk saling curhat.Menambah pergaulan internasional.
Untuk menjadi peserta program AuPair ini, bila kamu bukan penduduk Balikpapan, kamu memang harus berkorban untuk datang ke Balikpapan selama 3-5 bulan, tergantung program kursusnya. Hal ini perlu, karena kami bukan saja akan mempersiapkan kamu dari segi bahasa,tetapi juga menyiapkan mental kamu untuk dapat tinggal di Jerman, dapat beradaptasi, bagaimana hidup bersama dengan keluarga angkat kamu di Jerman dsb. Selain itu banyak formulir yang harus kamu siapkan dan kami hanya dapat membantu kamu bila kamu dapat kami bina secara langsung. Bila kamu tidak mempunyai saudara atau teman di Balikpapan, kami dapat menyiapkan tempat tinggal bagi kamu. Bukan sembarang
tempat tinggal tetapi kamu dapat tinggal bersama suatu keluarga di Balikpapan. Kamu dapat membayar uang kos dengan biaya penuh, biaya separuh atau tidak bayar sama sekali, itu tergantung kamu sendiri.
Di Balikpapan, kami mempunyai tempat kursus di 3 lokasi sehingga dimana pun kamu tinggal di Balikpapan, tidak akan sulit untuk mencapainya. Lokasi kursus adalah sbb:
1. Jl. Erri Supardjan, di samping Hotel Grand Senyiur.
2. Jl. Soekarno-Hatta Kompleks Ramayana.
3. Masih dalam tahap persiapan.
Program kursus:
1. Program kursus 3 bulan (berangkat ke Jerman pada bulan ke-5)
240 jp (jam pelajaran) 80 jp/bulan
Jadwal kursus 5 x semingu x 4 jp (jadwal dapat dibicarakan)
Biaya :
3 org : Rp. 1,500,000,-/bln/org Total : Rp. 4,500,000,-/org
4 org : Rp. 1,300,000,-/bln/org Total : Rp. 3,900,000,-/org
5 org : Rp. 1,100,000,-/bln/org Total : Rp. 3,300,000,-/org
2. Program kursus 4 bulan(berangkat ke Jerman pada bulan ke-6)
240 jp (60 jp/bulan)
Jadwal kursus 3 x seminggu x 5 jp (jadwal dapat dibicarakan)
Biaya :
3 org : Rp. 1,100,000,-/bln/org Total : Rp. 4,400,000,-/org
4 org : Rp. 1,000,000,-/bln/org Total : Rp. 4,000,000,-/org
5 org : Rp. 900,000,-/bln/org Total : Rp. 3,600,000,-/org
3. Program kursus 5 bulan (berangkat ke Jerman pada bulan ke-7)
240 jp (48 jp/bln)
Jadwal kursus 3 x seminggu x 4 jp (jadwal dapat dibicarakan)
Biaya :
3 org : Rp. 900,000,-/bln/org Total : Rp. 4,500,000,-/org
4 org : Rp. 800,000,-/bln/org Total : Rp. 4,000,000,-/org
5 org : Rp. 700,000,-/bln/org Total : Rp. 3,500,000,-/org
4. Program kursus selama 6 bulan (berangkat ke Jerman pada bulan ke-8)
240 jp (40 jp/bln)
Jadwal kursus 2 x seminggu x 5 jp (jadwal dapat dibicarakan)
Biaya :
3 org : Rp. 800,000,-/bln/org Total : Rp. 4,800,000,-/org
4 org : Rp. 700,000,-/bln/org Total : Rp. 4,200,000,-/org
5 org : Rp. 600,000,-/bln/org Total : Rp. 3,600,000,-/org
Kami menyiapkan kamu sampai dapat menguasai dasar bahasa Jerman dan mempersiapkan kamu untuk ujian bahasa Jerman di Goethe-Institut Jakarta. Sampai sekarang semua siswi kami lulus ujian di Goethe.
Di dalam biaya kursus di atas sudah termasuk biaya layanan pencarian dan pengurusan keluarga.
Biaya pendaftaran : Rp. 100,000,-
Biaya fotokopi 3 buku dan kamus saku : Rp. 110,000,-
Selain biaya-biaya diatas, kamu harus mempersiapkan biaya-biaya berikut :
1. Mengurus paspor sekitar Rp. 350,000,- kamu bayar di Imigrasi.
2. Ujian di Goethe-Institut Jakarta sekitar Rp. 750,000,-. kamu transfer 1 minggu sebelum ujian ke Goethe-Institut.
3. Mengurus Visa di Kedubes Jerman di Jakarta sekitar Rp. 450,000,- kamu bayar langsung di Kedubes.
4. Membayar Fiskal pada saat berangkat ke Jerman sebesar Rp. 1,000,000,- kamu bayar langsung di Bandara Soekarno-Hatta Jakarta.
Jadi, selain biaya kursus dan pengurusan, kamu harus menyiapkan biaya lainnya sekitar Rp. 2,550,000,-.
Rabu, 09 April 2008
Syarat dan prosedur menjadi AuPair
Para AuPair "Fair Pair" bersama adik-adik angkat mereka. Ada juga acara "Family Day" dimana para AuPair "memamerkan" adik-adik angkat mereka ke AuPair lainnya.
Syarat-syarat menjadi AuPair :
1. Wanita dan pria berumur min. 18 tahun dan max. 24 tahun pada saat berangkat ke Jerman.
2. Flexibel, sehat, memiliki motivasi untuk maju, dan dapat beradaptasi
3. Menyadari sepenuhnya akan tinggal di Jerman selama 1 tahun
4. Menguasai dasar bahasa Jerman
Prosedur untuk menjadi AuPair :
1. Mendaftar paling lambat 1 minggu sebelum kursus bahasa Jerman dimulai. Uang pendaftaran Rp. 100,000,-
2. Membayar uang fotokopi 3 buku dan kamus saku Rp. 110,000,-
3. Pada hari kursus dimulai, langsung membayar yang kursus dan cicilan pertama biaya layanan pengurusan keluarga.
4. Begitu mulai kursus, langsung membuat formulir lamaran untuk mencari keluarga angkat yang tepat untuk kamu. Begitu lamaran dikirim, biasanya membutuhkan waktu 2 hari - 2 minggu untuk mendapatkan keluarga.
5. Akan ada komunikasi antara kamu dan keluarga angkat melalui E-mail.
6. Kontrak yang akan memuat hak dan kewajiban kamu dan keluarga angkat akan dikirim untuk kamu tandatangani.
7. Setelah kontrak ditadantangani, kamu harus segera mengurus paspor. Biasanya biayanya Rp. 350,000,- dan kamu bayar langsung di Imigrasi.
8. Setelah kursus selesai, kamu harus berangkat ke Jakarta untuk mengikuti ujian di Goethe-Institut. Biaya ujian Euro 50,- (bisa berubah setiap waktu) atau sekitar Rp. 750,000,-. Kamu bayar seminggu sebelum ikut ujian (transfer via bank ke Goethe).
9. Ujian berlangsung 1 hari, 2 hari kemudian keluar sertifikat.
10. Esoknya kamu ke Kedubes Jerman untuk permohonan Visa. Berlangsung hanya beberapa jam saja.
11. Kamu tinggal menunggu Visa kamu selama 4 - 6 minggu.
12. Setelah Visa keluar, hari itu juga keluarga angkat kamu akan mengirimkan tiket pesawat melaui E-mail kepada kamu (electronoc ticket). Paling lambat 3 hari setelah Visa keluar kamu berangkat ke Jerman.
Selasa, 08 April 2008
Setelah program AuPair .... mau kemana?

Para AuPair "Fair Pair" dari berbagai negara pada pertemuan Aupair
Setelah menjalani program AuPair selama setahun, kamu mempunyai beberapa kemungkinan :
1. Bekerja di Jerman.
Terus terang mencari pekerjaan di Jerman tidak mudah. Kalaupun ada, mungkin kamu bisa bekerja sebagai nanny (pengasuh anak), di restoran, di hotel atau di rumah jompo. Jangan menganggap sepele terhadap pekerjaan-pekerjaan tersebut, karena dengan pekerjaan itu kamu bisa hidup secara sederhana di Jerman.Saran kami, binalah hubungan yang baik dengan keluarga angkat kamu, mungkin mereka bersedia membantu kamu dalam mencari pekerjaan. Juga binalah hubungan dengan banyak orang yang dapat membantu kamu nantinya. Kami tidak dapat menjanjikan apa-apa, tetapi kamu juga perlu menyadari, tiada yang mustahil.
2. Bekerja part time di bidang sosial. Kamu bisa bekerja di bidang sosial seperti di rumah jompo, pasnti asuhan, pusat rehabilitasi atau rumah sakit. Gaji tidak besar, hanya sekedar uang saku, tetapi kamu akan mendapatkan kamar gratis. Program ini berlangsung 6-18 bulan. Ini sebagai alternativ bila kamu ingin tinggal lebih lama di Jerman.
3. Kamu dapat terus melanglang buana sebagai AuPair di Eropa. Setelah dari Jerman kamu dapat pindah ke Austria (di Austria bahasa nasional adalah bahasa Jerman) dan menjadi AuPair selama 1 tahun disana. Di Austria kamu tidak perlu kursus bahasa Jerman lagi, tetapi sebagai contoh kamu dapat kursus bahasa Perancis, sehingga setelah 1 tahun di Austria, kamu dapat jadi AuPair di Perancis dst. selama usia kamu memungkinkan.
4. Kamu dapat pulang ke Indonesia. Dengan pengetahuan bahasa Jerman, kamu bisa bekerja di perusahaan bahasa Jerman, atau bekerja sebagai tourist guide.